Audiensi Bersama Kepala BAPPEDA Banyuasin dalam Pengembangan Ekowisata Area Model 3

Audiensi bersama kepela BAPPEDA Banyuasin untuk pengembangan Ekowisata Area Model 3 dilaksanakan pada hari Kamis, 23 Mei 2019 bertempat di Pondok Kelapo, Palembang, Sumatera Selatan. Pertemuan diawali dengan pembukaan oleh Bapak Iwan dari BAPPEDA Banyuasin yang memaparkan hasil tindak lanjut penyusunan masterplan dalam pengembangan ekowisata Sungsang Sembilang dan pengelolaan sampah.

Kemudian dilanjutkan pemaparan dari Arief soal pengembangan eco-eduwisata di Sungsang Sembilang. Sungsang dikenal sebagai kampungan nelayan dan terdapat Kawasan konservasi yang masih alamiah dan sangat khas yaitu Taman Nasional Sembilang.

Arief juga memaparkan mengenai dasar dari sebuah ekowisata, yang dimana ekowisata tidak hanya diartikan sebagai wisata alam, tapi banyak aspek yang dapat disentuh dari ekowisatanya. Biasanya faktor sumber daya manusianya kurang diperhatikan padahal yang terpenting dalam ekowisata adalah mengelola manusia untuk menjadi entitas yang mampu menyediakan layanan berwisata dengan edukatif.

Dari hasil pemaparan yang disampaikan oleh Arief, Bapak Iwan selaku BAPPEDA Banyuasin merespon positif lokasi-lokasi di area model 3 untuk bisa dijadikan eco-eduwisata. Salah satunya adalah pulau tikus. Dalam pengembangannya perlu dipikirkan untuk pengembangannya akan diserahkan kemana, apakah desa, atau melalui UPTD. Kemudian kegiatan ekowisata ini haruslah melibatkan masyakarat lokal.