Rencana Pengembangan Demplot Agroforestri dan Sistem Pertanian Terpadu di Area Model 1

Untuk mengawali rencana pengembangan demplot agroforestri di area model 1 maka dilakukan kegiatan pertemuan dengan kelompok pelaksanaannya pada hari Rabu, 20 November 2019 di lokasi demplot kelompok tani Meranti Wana Makmur, pertemuan ini bertujuan untuk mensosialisasikan konsep agroforestry. Agroforestri adalah system penggunaan lahan (usaha tani) yang mengkombinasikan pepohonan dengan tanaman pertanian untuk meningkatkan keuntungan, baik secara ekonomis maupun lingkungan.

Pada sistem ini terciptalah keanekaragaman tanaman dalam suatu luasan lahan sehingga akan mengurangi resiko kegagalan dan melindungi tanah dari erosi serta mengurangi kebutuhan pupuk atau zat hara dari luar kebun karena adanya daur ulang sisa tananaman. Secara sederhananya memahami konsep anggota kelompok diberikan informasi tentang kegiatan budidaya yang dilakukan oleh sekelompok masyarakat yang ada disekitar kawasan hutan selama ini.

Tidak bisa dipungkiri bahwa masyarakat membutuhkan pohon sebagai  jembatan, perahu dll. Maka sudah seharusnya mereka berupaya untuk menanamnya. Selain untuk pemenuhan kebutuhan utama tersebut, keberadaan tanaman kayu/pohon tertentu juga bisa dimaksudkan sebagai bentuk tabungan untuk masa depan anak-anak dan atau cucu-cucunya. Masa panen pohon memerlukan waktu yang lama maka perlu diupayakan penanaman jenis tanaman musiman yang pemanfaatnya bukan pada kayu tetapi buahnya seperti pohon Petai, Jengkol, Durian yang mempunyai nilai ekonomi serta perlu budidaya jenis tanaman tertentu disela-sela tegakan yang janga waktu panennya pendek tanaman Cabai, Tomat, jenis empon-empon. Dan pada saat pemeliharaan tanaman ini, secara tidak langsung juga akan memberikan pengaruh yang baik pada tegakan yang ada disekitarnya.