Monitoring Pelaksanaan Bank Sampah Sungsang Bersih

Kegiatan monitoring pelaksanaan Bank Sampah Sungsang Bersih dilaksanakan dengan metode diskusi terbatas. Kegiatan diskusi terbatas ini dilaksanakan dua kali yaitu tanggal 12 dan 13 Januari 2020 bertempat di kecamatan Banyuasin 2.

Kegiatan diskusi terbatas pertama dihadiri oleh  perwakilan kecamatan dan pengelolaan Bank Sampah. Diskusi ini dilakukan guna membahas beberapa hal diantaranya perkembangan kondisi Bank Sampah Sungsang, menyusun kepengurusan Bank Sampah Sungsang, Peralatan yang dibutuhkan oleh Bank Sampah Sungsang, serta rencana tindak lanjutnya.

Berdasarkan diskusi yang telah dilaksanakan, ketua Bapak Sampah Sungsang ialah Bapak Arpan dan yang berwenang sebagai pelindung dari Bank Sampah Sungsang ialah Camat Banyu Asin 2. Struktur kepengurusan yang dibentuk terdiri dari pelindung, pengawas, ketua, sekretaris dan bendahara. Selain itu juga dibentuk pelaksana teknis atau operasional yang terdiri dari koordinator, pemilahan, penimbangan dan administrasi. Namun struktur kepengurusan yang telah dibentuk ini masih bisa berubah berdasarkan evaluasi yang akan dilakukan oleh pihak kecamatan.

Kegiatan diskusi terbatas yang kedua peserta yang hadir adalah personil operasional bank sampah, dalam kegiatan ini dilaksanakan pembahasan  mengenai jenis dan kapasitas sampah yang bisa dikumpulkan, harga jual dan harga beli sampah, serta biaya operasional yang dibutuhkan oleh bank sampah. Sejauh ini pemasukan bank sampah didapatkan dari Nasabah individu, nasabah institusi, pengambilan sampah di lingkungan kecamatan dan sampah pemberian/tanpa menabung. Sedangkan untuk jenis sampah yang bisa ditampung oleh pihak Bank Sampah Sungsang masih terbatas pada plastik gelas minuman, gelas warna, plastik kresek, plastik putih, kertas, kardus, besi dan peralatan rongsokan lainnya.

Berdasarkan hasil pengamatan operasional bank sampah berjalan cukup efektif. Pengelolaan ini dikoordinatori oleh bapak Hamka. Peralatan bank sampah saat ini berupa gerobak yang belum dengan kendaraan, sedangkan kendaraan angkut berupa kaisar pinjam dari desa Sungsang 4 untuk mengangkut dari Lorong buyut menuju Gudang pemilahan. Hal ini cukup efektif sebagai angkutan selain lebih cepat dan kapasitas lebih banyak. Namun kondisi lokasi pemilahan dan Gudang bank sampah masih masih belum tertata dengan baik dan saat ini sedang dilakukan perbaikan untuk ditinggikan agar penyimpanan tidak terkena air dan lebih rapat atapnya.

Setelah melakukan monitoring lapangan ini, rencana tindak lanjut untuk mendukung dan memperkuat Bank Sampah Sungsang Bersih ialah melakukan Studi banding ke lembaga Bank Sampah 3R yang terlah terintegras dengan TPST, Kunjungan ke pabrik dan pembeli sampah di Betung dan 1 lokasi lain untuk berjejaring dengan pembeli dan membuka peluang lainnya, Pelatihan administrasi dan operasinal pengelola bank sampah sungsang bersih, Penyusunan Bisnis plan atau rencana bisnis Bank Sampah untuk kedepannya bersama pengurus Bank Sampah dalam pendampingan rutin.