Lokakarya Pengelolaan Sampah Berbasis Sekolah Di Kecamatan Banyuasin 2

Lokakarya pengelolaan sampah berbasis sekolah ini dilaksanakan pada tanggal 25-26 Januari 2020 di SDN 1 Banyuasin 2. Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta yang merupakan perwakilan dari 4 SDN, 4 PAUD, PKK kecamatan dan Bank Sampah Sungsang Bersih. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menghadirkan pembicara dari pihak kecamatan BA 2, UPTD korwil BA 2, Bank Sampah Junjung Biru dan Bank Sampah Sungsang Bersih.

Hari pertama lokakarya diisi dengan program pengelolaan sampah oleh Penabulu. Setelah itu, dilanjutkan dengan pemaparan dari kecamatan tentang perlunya dukungan masyarakat dalam kegiatan pengelolaan sampah, dan komitmen kecamatan untuk mengurangi penggunaan sampah plastic dari air minum kemasan dan bungkus makanan. Pemaparan ini disampaikan lansung oleh Camat Banyuasin. Dukungan dalam pengelolaan sampah juga disampaikan oleh UPTD Pendidikan BA 2. Pihak UPTD mendukung penuh kegiatan pengelolaan sampah di sekolah sebagai bagian dari pendidikan kepada siswa.

Dalam acara tersebut pembicara dari Junjung Biru juga menyampaikan mengenai pentingnya pengelolaan sampah khususnya diwilayah perairan atau maritim seperti Sungsang. Kemudian dalam diskusi ini peserta juga banyak menyampaikan permasalahan pengelolaan sampah di wilayah Sungsang yang telah menjadi kebiasaan warga sejak lama bahkan di lingkungan sekolah juga. Peserta juga menymapaikan bahwa keberadaan bank sampah bisa menjadi solusi namun masih banyak kendalan yang dihadapi. Selain itu diskusi juga membahas mengenai jenis sampah yang dapat dikelola.

Kegiatan workshop di hari kedua diisi dengan diskusi mengenai pengertian, dan pengelolaan sampah organik dan anorganik. Dalam diskusi tersebut menjelaskan bahwa sampah organic dapat diolah dan diubah menjadi pupuk kompos tanaman seperti disekolah dengan tanaman gantung. Sedangkan sampah anorganik dapat diproses menjadi kerajinan dan souvenir khas Sungsang. Peserta kemudian memberikan usulan terkait pengelolaan sampah dengan produk daur ulang ini adalah harus adanya tempat di pemkuman yang mudah dijangkau untuk menjadi tempat belajar pengelolaan sampah dan pusat penjualan yang di kelola kecamatan ataupun desa.

Diakhir kegiatan peserta menandatangani komitmen bersama dalam pengelolaan sampah di wilayah Sungsang. Rencana tindak lanjut dari kegiatan ini ialah kedepan bersama Bank sampah sungsang bersih berkunjung ke sekolah-sekolah untuk silahturahmi dan membangun komunikasi dan kerjasama berkaitan dengan tabungan sampah bagi sekolah atau bagi siswa.